11 Des 2013

Efek Negatif Penggunaan Smartphone

Smartphone (telepon cerdas) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.

Image and video hosting by TinyPic

Berikut adalah efek samping dalam penggunaan smartphone:

1. Kerusakan mata
Ponsel bisa mempengaruhi penglihatan anak-anak dalam jangka panjang.
Menurut konsultan penyakit mata dan dokter ahli bedah di Luton & Dunstable University Hospital, Mr Allon Barsam, mengatakan ada kemungkinan bahwa anak-anak yang menatap layar sepanjang hari bisa menjadi rabun saat mereka tumbuh dewasa.
Untuk mengurangi risiko tersebut, anda perlu memperbesar ukuran teks pada smartphone Anda.
Selain itu, untuk menghindari silau dari cahaya ponsel, gunakan ponsel Anda pada ruangan yang terang dan tidak menggunakannya lebih dari 15 menit pada suatu waktu.

2. Penekanan pada tulang belakang
Hal ini dijelaskan oleh seorang fisioterapis, Kristen Lord, bahwa tubuh kita adalah produk dari apa yang kita lakukan setiap hari.
Anda akan lebih sering membungkukkan badan Anda ketika Anda melihat sesuatu pada layar ponsel atau tablet.
Posisi ini akan meremukkan bagian atas tulang belakang dan saraf pada kepala Anda.
Keadaan ini menyebabkan sakit kepala, perasaan lelah, dan kaku.
Maka, cobalah untuk memegang ponsel Anda di depan Anda agar Anda tidak selalu harus membungkuk saat menggunakannya.

3. Mengendorkan Rahang
Terlalu sering melihat ke bawah saat menggunakan ponsel Anda dapat menyebabkan rahang Anda menjadi kendor.
Hal ini, sangat dihkawatirkan terutama oleh kaum hawa.
Maka, cobalah untuk memegang ponsel Anda di depan Anda, bukan di bawah permukaan dada agar Anda tidak selalu membungkuk dan melihat ke bawah.

4. Menyebabkan Jerawat
Sebuah penelitian pada 30 sampel ponsel menemukan bahwa ponsel memiliki kuman berbahaya di atasnya 18 kali lebih banyak dari pegangan siraman air di toilet pria.
Maka, hindari menempelkan ponsel Anda pada kulit wajah Anda dengan menggunakan hands-free kit.
Selain itu, rajinlah membershkan layar smartphone Anda dengan larutan garam.

5. Merusak pendengaran
Mendengarkan musik melalui smartphone dapat menyebabkan gangguan pendengaran, maka pastikan volume suara pada smartphone Anda berada pada tingkat yang paling rendah, dan jangan terlalu sering menggunakannya.

6. Sulit tidur
Komputer, laptop, tablet, dan ponsel Anda cenderung mengeluarkan cahaya biru yang diduga mengganggu hormon alami manusia untuk tidur.
Maka, sebaiknya redupkan kecerahan layar ponsel Anda untuk mengurangi resiko sulit tidur, Sebaiknya, pada malam hari letakkan smartphone Anda di luar kamar demi kesehatan Anda.

7. Merusak hubungan
Menurut seorang psikolog di University of Bedfordshiren, Dr. Emma Short, teknologi dapat membuat Anda sulit untuk mengelola batas-batas dalam kehidupan Anda.
Semakin sering Anda terlibat dengan aktivitas di jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook, semakin berkurang pula waktu berkualitas yang Anda berikan pada teman, kekasih, keluarga, dan rekan kerja Anda.
Maka, Anda perlu membatasi penggunaan smartphone pada waktu-waktu tertentu, seperti saat makan dan berkumpul dengan keluarga, agar hubungan Anda tetap terjaga.

8. Mengurangi kemampuan otak untuk mengingat
Pernyataan ini didukung oleh Dr Sangeeta Ravat, Kepala Departemen Neurologi di Seth GS Medical College dan KEM Hospital, India.
Hal ini terjadi karena kita menjadi terbiasa untuk menyimpan nama, alamat, nomor telepon, dan tanggal penting di smartphone.

9. Menurunkan kemampuan motorik
Permainan yang menarik yang terdapat dalam smartphone akan membuat para penggunanya semakin terpaku pada smartphone.
Akibatnya mereka menjadi tidak aktif dalam menggerakan tubuh dan berakibat pada menurunnya kemampuan motorik.

3 Jenis Air Mata

Image and video hosting by TinyPic

Air mata adalah kelenjar yang diproduksi oleh proses lakrimasi (bahasa Inggris: lacrimation atau lachrymation; (dari bahasa Latin lacrima, artinya "air mata") untuk membersihkan dan melumasi mata.

Berikut ini adalah 3 jenis air mata:

1. Air mata basal (basal tears)

Pada mata mamalia yang sehat, kornea selalu dibasahi dan diberi makanan oleh basal tears, yang melumasi dan membantu membersihkannya dari debu.
Air mata mengandung air, mucin, lemak, lysozyme, lactoferrin, lipocalin, lacritin, immunoglobulin, glukosa, urea, natrium, dan kalium.
Beberapa zat dalam cairan mata (lacrimal fluid) (seperti lysozyme) melawan infeksi bakteri sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh (immune system).
Lysozyme bekerja dengan melarutkan lapisan pembungkus luar bakteri tertentu, disebut peptidoglycan.
Air mata merupakan cairan tubuh biasa dengan kandungan garam yang mirip dengan plasma darah. Biasanya, dalam waktu 24 jam, disekresi 0,75 sampai 1,1 gram (0,03–0,04 ons avoirdupois) air mata; laju ini menurun dengan pertambahan usia.

2. Air mata refleks (reflex tears)

Jenis kedua ini dihasilkan dari iritasi mata oleh bahan asing, atau dari kehadiran zat yang mengiritasi misalnya uap bawang, gas air mata, atau spray merica di sekitar mata, termasuk kornea, konjunctiva, atau mukosa hidung (nasal mucosa).
Juga muncul dengan cahaya terang atau rasa pedas di lidah dan mulut.
Dihubungkan dengan muntah, batuk, dan menguap.
Air mata refleks ini berusaha membilas zat pengiritasi yang berkontak dengan mata.

3. Air mata emosi tangisan (crying, weeping atau psychic tears)

Jenis ketiga yang disebut air mata tangisan merupakan peningkatan lakrimasi karena tekanan emosi yang kuat, kemarahan, penderitaan, kedukaan atau kesakitan tubuh.
Biasanya tidak muncul saat otak memberi respons "lawan-atau- lari" (fight-or-flight response) karena sistem syarat simpatetik menghalangi lakrimasi.
Keluarnya tidak hanya pada saat emosi negatif, karena banyak orang menangis saat sangat gembira.
Pada manusia, "air mata emosi" (emotional tears) dapat diiringi wajah yang memerah dan senggukan (seperti batuk), pernafasan tersengal, kadang melibatkan kekejangan di bagian atas tubuh.
Air mata yang keluar karena emosi mempunyai susunan kimia yang berbeda dengan air mata untuk melumasi.
Air mata emosi mengandung lebih banyak hormon berbasis protein, yaitu prolactin, hormon adrenokortikotropik, dan leucine enkephalin (penahan sakit alamiah) daripada air mata basal dan refleks.
Sistem limbik (limbic system) dilibatkan dalam produksi dorongan emosi dasar, seperti marah, takut, dan sebagainya.
Secara spesifik, hipotalamus dari sistem limbik, juga berperanan mengatur sistem otonomik.
Cabang parasimpatetik dari sistem syaraf otonom mengatur kelenjar air mata lewat neurotransmiter asetilkolin melalui baik reseptor nikotinik dan muskarinik.
Saat reseptor ini diaktifkan, kelenjar air mata dirangsang untuk mengeluarkan air mata.

10 Des 2013

Tips Ngemil Yang Sehat

Ngemil adalah makan makanan ringan di luar waktu makan utama yaitu sarapan, makan siang dan makan malam.

Image and video hosting by TinyPic

Berikut Adalah tips-tips ngemil yang sehat:

1. Ngemil dengan makanan yang biasa dimakan.
Jika ingin ngemil maka pilihlah makanan yang memang biasa di konsumsi.
Karena jika mencoba makan makanan yang baru, akan membuat kandungan makanan didalam tubuh tidak terkontrol.

2. Rencanakan makanan yang akan di konsumsi.
Tulislah daftar belanja untuk makanana ringan yang akan dimakan.
Dan hindarilah untuk mengunjungi toko kelontong atau kaki lima saat lapar, cukup dengan daftar itu hal tersebut dapat membantu.

3. Bawa cemilan sehat.
Siapkan selalu makanan sehat atau cemilan sehat di sekitar anda.
Sebab keinginan untuk ngemil biasanya tidak diketahui kapan datanganya.
Sehingga jika anda mengalami kebosanan anda bisa langsung menyantap cemilan anda.
Dan anda juga bisa menyiapkan cemilan sehat di dalam kulkas.

4. Hindari membeli junk food.
Jika ingin ngemil, anda harus menekankan untuk tidak membeli junk food, sebab kandungan lemak jahat pada junk food akan sangat berbahaya bagi kesehatan anda.

5. Cobalah membuat makanan kecil sendiri.
Hal itu bisa menjamin kehigiensan serta kandungan gizi pada cemilan anda.

6. Batasi konsumsi jus buah yang instan.
Anda sebaiknya tidak tertipu dengan jus buah instan yang ada di supermarket.
Walaupun secara sekilas mereka terlihat segar dan sehat, namun memiliki banyak kandungan bahan kimia yang sangat berbahaya.

7. Kontrol porsi cemilan.
Selalu ingat bahwa kegiatan ngemil bukanlah kegiatan makan yang bisa memberikan rasa kenyang.
Oleh karena itu,
kontrol makanan cemilan anda, jangan biarkan karena rasa kenyang tak kunjung muncul anda terus menerus menyantap cemilan itu.
Hentikan ngemil anda jika itu sudah cukup memuaskan bathin anda.

8. Jangan lupa sarapan.
Janganlah lupa untuk sarapan, sebab
dengan sarapan tentunya keinginan anda untuk ngemil akan berkurang.

9. Perbanyak minum air.
Jika anda rajin meminum air maka saat ngemil anda tidak begitu memorsir makan cemilan sampai ngemil anda tidak terkontrol.

9 Des 2013

Pengertian Populasi, Komunitas, Dan Ekosistem

POPULASI

Image and video hosting by TinyPic

Populasi adalah sekelompok makhluk hidup dengan spesies yang sama, yang hidup di suatu wilayah yang sama, serta dalam kurun waktu yang sama.
Misalnya semua rusa di Isle Royale membentuk suatu populasi, begitu juga dengan pohon-pohon cemara.

KOMUNITAS

Image and video hosting by TinyPic

Sebuah komunitas adalah kumpulan populasi tumbuhan dan tanaman yang hidup secara bersama di dalam suatu lingkungan.
Serigala, rusa, berang-berang, pohon cemara dan pohon birch adalah beberapa populasi yang membentuk komunitas hutan di Isle Royale.

EKOSISTEM

Image and video hosting by TinyPic

Sebuah ekosistem adalah level paling kompleks dari sebuah organisasi alam.
Ekosistem terbentuk dari sebuah komunitas dan lingkungan abiotiknya seperti iklim, tanah, air, udara, nutrien dan energi

Bagian-Bagian Pada Beras

Image and video hosting by TinyPic

Beras adalah bagian bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam.

Berikut adalah bagian-bagian dari beras:

Image and video hosting by TinyPic

Aleuron (Bran)
Aleuron yaitu lapisan paling luar yang ikut terbuang dalam proses pemisahan sekam (kulit padi) dari beras.

Endosperma (Endosperm)
Endosperma yakni tempat sebagian besar pati dan protein yang terkandung dalam beras berada.

Embrio (Germ)
Embrio yaitu calon tanaman baru.
Embrio sering juga disebut mata beras.
Embrio pada beras tidak akan dapat tumbuh, kecuali dengan kultur jaringan.